Kamis, 22 Maret 2012

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN SISTEM PEMERINTAHAN ORDE BARU


Kelebihan sistem Pemerintahan Orde Baru
         Sukses transmigrasi
         Sukses keluarga berencana
         Sukses memerangi buta huruf
         Sukses swasembada pangan
         Pengangguran minimum
         Sukses REPELITA (Rencana Pembangunan Lima Tahun)
         Sukses Gerakan Wajib Belajar
         Sukses Gerakan Nasional Orang-Tua Asuh
         Sukses keamanan dalam negeri
         Investor asing mau menanamkan modal di Indonesia
         Sukses menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta produk dalam negeri
 Kekurangan Sistem Pemerintahan Orde Baru
         Semaraknya korupsi, kolusi, nepotisme
         Pembangunan Indonesia yang tidak merata dan timbulnya kesenjangan pembangunan antara pusat dan daerah, sebagian disebabkan karena kekayaan daerah sebagian besar disedot ke pusat
         Munculnya rasa ketidakpuasan di sejumlah daerah karena kesenjangan pembangunan, terutama di Aceh dan Papua
         Kecemburuan antara penduduk setempat dengan para transmigran yang memperoleh tunjangan pemerintah yang cukup besar pada tahun-tahun pertamanya
         Bertambahnya kesenjangan sosial (perbedaan pendapatan yang tidak merata bagi si kaya dan si miskin)
         Pelanggaran HAM kepada masyarakat non pribumi (terutama masyarakat Tionghoa)
         Kritik dibungkam dan oposisi diharamkan
         Kebebasan pers sangat terbatas, diwarnai oleh banyak koran dan majalah yang dibredel
         Penggunaan kekerasan untuk menciptakan keamanan, antara lain dengan program "Penembakan Misterius"
         Tidak ada rencana suksesi (penurunan kekuasaan ke pemerintah/presiden selanjutnya)
         Menurunnya kualitas birokrasi Indonesia yang terjangkit penyakit Asal Bapak Senang, hal ini kesalahan paling fatal Orde Baru karena tanpa birokrasi yang efektif negara pasti hancur.
         Menurunnya kualitas tentara karena level elit terlalu sibuk berpolitik sehingga kurang memperhatikan kesejahteraan anak buah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar